Warga Tambora Kecewa Dapat Beras Bansos Busuk

Beritain.co | Jakarta – Warga Tambora, Jakarta Barat menemukan beras dalam kondisi busuk saat menerima bantuan sosial (Bansos) yang di distribusikan pemerintah. 

Diketahui Beras busuk tersebut Ditemukan di RW11, Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (8/8/2021).

Ketua RW 11, Ilan Sukarlan mengatakan beras busuk tersebut ditemukan karena laporan warga sejak beras di bagikan oleh pihak Bulog pada Sabtu (7/8) kemarin.

“Jadi pertama kalo ditemukan itu berkat adanya aduan dari warga RT 01, yang temukan adanya beras yang bergumpal,” ujar Ilan saat ditemui Jurnalis Beritan.co, di kawasan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (8/8/2021). 

Ilan menjelaskan, kalau temuan tersebut berkat kejelian warga yang melihat adanya perbedaan warna dari karung beras yang di temukan membusuk dengan karung beras yang masih dalam kondisi bagus.

“Warga RT 01 itu ke kebagian beras yang karungnya agak berwarna kuning kecoklatan, itu bukan warna cat ya, seperti noda di karungnya, kemudian saat dibuka, kondisi beras bergumpal dan berbau,” jelas Ilan.

Ilan mengungkapkan, kalau adanya temuan beras busuk tersebut terjadi di RT 01/11. Namun ia pun mendapat informasi kejadian serupa juga di alami RT lain. 

“Ada RT lainnya yang juga warga temukan beras seperti kondisi itu, diantaranya RT 07, RT 06, RT 08,” ungkapnya. 

Menurutnya, beberapa warga yang menemukan beras Bansos yang kondisinya tidak biasa itu menolak untuk mengambil dan mengkonsumsinya. Empat karung beras yang ditemukan membusuk tersebut kemudian akhirnya, diletakan di balai warga RW 11 Angke.

“Di bagikan ke RW kami sebanyak 874 karung, yang masing masing, dengan berat 10 KG, empat karung diantaranya ditemukan membusuk,” tuturnya. 

Sementara itu, salah seorang warga RT 08, Ali (42), menjelaskan perihal temuan beras busuk tersebut, dirinya pun terlihat sedikit emosi dan mencaci pihak pemerintah yang membagikan beras tidak layak konsumsi tersebut.

“Kita di suruh dirumah aja, ga boleh kemana-mana, ga dapet penghasilan, giliran dikasih beras, kondisinya begini ga bisa di makan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *