KEBOHONGAN SEJARAH

#CatatanRedaksi #beritaindotco

Beritaindotco | Kebohongan Besar Sepanjang Sejarah manusia adalah “Teori Evolusi” dan kebohongan selanjutnya adalah teori tentang “Manusia Purba”….

Sejarah tidak berjalan linier seperti garis “Lurus” dimulai angka 1 hingga 100 dan angka 1 bukan “Purba”

Tidak ada urutan kronologis “Evolusi”,…banyak mahluk yang hidup pada priode yang sama hingga kini bentuk nya sama…

Tidak pernah ada makhluk bumi yang mengalami proses evolusi,berubah dari sesuatu mahluk menjadi mahluk lain,jika benar ada pasti banyak di temukan sisa posil dalam bentuk “Transisi” nya…yang berarti “Tidak ada Evolusi”

Manusia purba tidak pernah ada,sebab teori evolusi juga tidak pernah terbukti…Penggambaran dan publikasi manusia setengah bungkuk bersenjatakan kapak batu tinggal di goa goa adalah “Tidak Benar”

“Evolusi adalah Bohong”

Para “Evolusionis” telah merekayasa skema khayalan dengan sangat fantastis,Pada tahun 1912 seorang ahli palaentologi amatir bernama Charles Dawson mengklaim menemukan sebuah tulang rahang dan fragmen tengkorak di Piltdown, Inggris

Tulang itu mirip tulang rahang hewan namun gigi tengkoraknya seperti milik manusia,spesimen ini dinamakan “Manusia Piltdown” dan dipublikasikan berumur 500.000 tahun,lalu pada tahun 1953, hasil pengujian secara menyeluruh terhadap fosil tersebut menunjukkan “Kepalsuannya”

Tengkorak tersebut berasal dari manusia yang hidup beberapa ribu tahun yang lalu, sedangkan tulang rahangnya berasal dari bangkai kera yang baru terkubur beberapa tahun,Gigi-giginya ditambahkan kemudian agar terlihat mirip manusia lalu persendiannya disumpal,setelah itu seluruh fosil diwarnai dengan potasium dokromat agar tampak kuno

Mereka memasukkan Australopithecus, ras kera yang telah punah sebagai ras ‘nenek moyang manusia’,Padahal ada jurang besar dan tak berhubungan antara “Kera dan manusia”,Adapun ras manusia primitif menurut mereka,sebenarnya hanya variasi dari ras manusia modern, namun dibesar-besarkan sebagai spicies yang berbeda

Jadi akan sia sia saja jika museum purbakala yang menyimpan fosil leluhur kita di pakai untuk melanggengkan “Teory Evolusi”,…Ada sejuta kejanggalan yang memaksa teori evolusi termasuk teori manusia purba harus dihapus dari buku pelajaran di sekolah

Van Koenigswald,Pertama kali menemukan fosil ini di daerah Sangiran pada tahun 1936,menurut “Van” manusia purba di Indonesia tidak seperti jenis jenis manusia purba lain di dunia,Karena fosil manusia di Nusantara adalah manusia yang “Bukan Primitif”

Fosil manusia tertua di dunia ada 8 dan 6 di antaranya di temukan di Nusantara Indonesia ada di Sangiran Sragen,ini manusia bukan kera

Ini membuktikan bahwa peradaban manusia awal di muka bumi ada di tanah ini,Nusantara lndonesia,Bukti fisik , ditemukan fosil dengan perkiraan hidup pada masa 150.000 SM berdasar uji carbon,di Sangiran.P.Jawa

Museum Purbakala Sangiran adalah museum arkeologi yang terletak di Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah,Di sini jejak tinggalan fosil manusia berumur 2 juta tahun hingga 200.000 tahun masih dapat ditemukan relatif utuh dan lebih baik dari yang lain

Antropolog bersepakat bahwa leluhur manusia saat ini adalah Homo erectus yang hidup di Pulau Jawa,Manusia terdahulu Nusantara sudah menyebar ke penjuru muka bumi di buktikan dengan temuan fosil juga berdasar penelitian genetik DNA & penyebaran bahasa,Dalam wacana ke ilmuwan tentang penyebaran manusia,teory out of Africa di nilai lemah di banding dengan Teory Out of Sundaland

Manusia Nusantara tidak berasal dari tanah “Yunan” sungai mekhong,Fosil tertua yang di temukan di sana serupa dengan yang ada di sangiran,juga fosil manusia tertua yang di temukan di Australia…ini bukti bahwa leluhur kita yang ‘Expansi” menyebar ke seluruh muka bumi..

“Musium Sangiran” bukan museum manusia purba atau museum yang mem propagandakan “Teory Evolusi” …..kita lihat kenyataan ini di sana sekarang…..?

Tanpa sejarawan Revisionis,yang telah melakukan penelitian di sumber-sumber baru dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan bernuansa baru,tanpa ada usaha merevisinya kita akan tetap terperosok dalam “satu” dari gambar “Stereotipe” ambigu

Study kasus :
○Nusantara Indonesia “Kehilangan” Sejarah nya sebelum tahun 78 Masehi,Akibat sepakat nya kita menghitung awal tahun “Saka” di prasasti dimulai tahun itu

○Kerajaan di Nusantara Pra Islam di sebut kerajaan Hindu/Buddha,Kapan dan siapa nama “Misionaris” di masa Pra Islam yang datang ke Nusantara

○Wayang juga situs situs di Nusantara dibuat berdasar ajaran dan dari india….kapan mereka kesini….? mengajarkan membangun ribuan situs dan menceritakan tentang “Gatot Kaca”

○Mitos 350 Tahun Penjajahan oleh Belanda adalah “Bohong”, VOC baru punya “Tentara” thn 1603,Jika ditambah 350 tahun,hasilnya baru merdeka pada tahun 1953…..Jika dihitung dari Pemerintahan “Hindia Belanda” adalah 1800 + 350 tahun = Indonesia merdeka tahun 2150 nanti

○Johannes Gijsbertus Hans Casparis,”Filolog” Belanda tahun 1954 menulis di desertasinya bahwa Borobudur di bangun pada perkiraan tahun 824 Masehi,Angka tahun yang di sebut adalah angka tahun “Perkiraan” ,ini tidak “Akademis”

○Penamaan “Borobudur” adalah dengan anggapan di dekat situs ada desa “Bore” padahal tidak ada desa yang namanya Bore,….”Budur” diartikan “Purba” bahasa jawa katanya…padahal arti Budur bahasa jawa itu “Bisul”…dan banyak kejanggalan tentang catatan sejarah lainnya yang harus di revisi

Belajar dari “Sejarah” adalah melihat kebelakang untuk melompat jauh kedepan

Jadi apa fungsi “Kesejarahan” ….tanpa ada niatan untuk me “Revisi” nya……dan bagaimana generasi anak cucu kita akan dapat melompat jauh ke depan jika catatan sejarah nenek moyang hanya berdasar “Perkiraan” …tanpa ada niatan merevisinya

INDONËSIARYĀ
By : Santo Saba
eBook pdf : WA +62813 2132 9787
https://wa.me/message/OO5THVF7RNNDO1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *