Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Negara, BPK Menjadi Narsum di University Cairo

Beritain.co | Cairo – Dalam program “BPK Goes to Campus, Akuntabilitas untuk Semua” di University Kanal Suez, Provinsi Ismailiyah, Mesir, kegiatan tersebut dihadiri narasumber langsung dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), melalui Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara V, Bahrullah Akbar. Dalam kegiatan kuliah umum ini telah dilaksanakan mulai pada tanggal 3 hingga pada tanggal 8 Agustus 2021.

Sementara itu, kegiatan tersebut difasilitasi oleh Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Cairo sebagai penanggungjawab Pusat Studi Indonesia di Universitas Kanal Suez dan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia. Selain itu, acara ini merupakan bagian dari kegiatan BPK dalam melakukan Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan atas Pengelolaan Program 5000 Doktor pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Selanjutnya, dalam kesempatan tersebut, Anggota V BPK memaparkan tentang peran dan tugas BPK dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Selain itu, Anggota V BPK juga menjelaskan peran BPK di kancah internasional, yang diantaranya BPK berperan aktif dalam International Organization of Supreme Audit Institutions, dan Asian Organization of Supreme Audit Institutions, dan anggota Panel Auditor Eksternal PBB.

Dikatakan oleh Wakil Rektor Bidang Pascasarjana Universitas Kanal Suez Magda Mohamed Hagres, bahwa Universitas Kanal Suez mengapresiasi dan menyambut dengan positif acara “BPK Goes to Campus” ini. Melalui acara ini diharapkan dapat meningkatkan reputasi universitas di kancah internasional serta menambah jumlah mahasiswa asing.

Wakil Rektor Bidang Pascasarjana selaku Direktur PSI Universitas Kanal Suez Hasan Yusuf berharap agar program pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang sudah berjalan sejak tahun 2012 dapat dikembangkan menjadi Program Studi pada salah satu fakultas di Universitas Kanal Suez. Menurutnya pembukaan Program Studi Bahasa Indonesia ini sangat strategis mengingat saat ini terdapat sekitar 220 mahasiswa Mesir yang belajar Bahasa Indonesia melalui program BIPA di PSI.

Lebih lanjut, pada saat ini terdapat 18 orang mahasiswa penerima beasiswa dari Kementerian Agama melalui program 5000 Doktor yang sedang menempuh studi di Mesir. Mayoritas mereka kuliah di Universitas Al-Azhar dan sebagian lagi di University Cairo dan University Kanal Suez.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *