Dinsos DKI Verifikasi KPM Bansos Beras

Beritain.co | Jakarta – Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari mengungkapkan ada sebanyak 99.743 data keluarga penerima manfaat di Ibukota yang masih diverifikasi  Kementerian Sosial RI. Sebab adanya potensi duplikasi dengan penerima bansos non tunai berupa beras dari Kementerian Sosial RI pada jumlah tersebut.

Untuk itu, bantuan beras yang bakal disalurkan pada 29 Juli – 17 Agustus 2021 mendatang belum dapat dibagikan pada 99.743 KPM ini.

“Seperti penerima BST tahap 5 dan 6, BSNT/ Bantuan beras Pemprov DKI  diberikan kepada 1.007.379 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Namun dari jumlah tersebut, sebanyak 99.743 KK belum dapat diberikan bantuannya,” tutur Premi seperti rilis resmi yang diterima Redaksi Beritain.co, Rabu (28/7/2021).

Premi menegaskan pemadanan data ini dilakukan agar tidak KPM  yang meneriman bantuan hingga dua kali.

“Karena diketahui adanya potensi duplikasi dengan penerima bansos non tunai berupa  beras dari Kementerian Sosial RI. Saat ini terhadap data tersebut sedang dilakukan pemadanan oleh Kementerian Sosial. Masing-masing KK akan menerima 10 (sepuluh) kilogram beras jenis premium,” jelas Premi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal kembali menyalurkan Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) berupa beras pada 29 Juli – 17 Agustus 2021. Bantuan akan disalurkan kepada 1.007.379 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Ibukota.

“BSNT disalurkan kepada masyarakat yang berada di 5 (lima) Wilayah Kota Administrasi dan Kepulauan Seribu sebanyak 907.616 KK, dengan rincian Jakarta Pusat sebanyak  50.526 KK, Jakarta Utara  sebanyak 181.367 KK, Jakarta Barat 73.948 KK , Jakarta Selatan sebanyak 142.029 PKM, Jakarta Timur sebanyak 457.250 KK, dan Kepulauan Seribu sebanyak  2.496 KK,” tutur Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari seperti rilis resmi yang diterima Beritain.co, Rabu (28/7/2021). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *