Gempa 6.0 Magnitudo Guncang Mentawai Pagi Hari ini

Beritain.co | Kota Depok – Gempa bumi tektonik magnitudo 6.0 mengguncang Mentawai, Selasa (3/8/2021) pukul 05:48:52 WIB. 

“Hasil info pendahuluan BMKG menunjukkan gempa bumi ini berkekuatan M=6,0 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mw=5,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,23° LS; 100,11° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 135 km arah Barat Daya Kota Mukomuko, Bengkulu pada kedalaman 21 km,” kata Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) di akun Instagram Pusdaops Kota Padang yang dilihat Redaksi Beritain.co, Selasa (3/8/2021).

Dilaporkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( _thrust fault_ ).

Menurut BMKG, guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Mukomuko III-IV MMI ( *Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah* ), Bengkulu Utara, Padang, Pariaman II-III MMI ( *Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah* ), Kepahiang, Kota Bengkulu, dan Curup II MMI ( *Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang* ). 

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” jelasnya. 

Hingga hari Selasa, 3 Agustus 2021 pukul 06:30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2 aktivitas gempabumi susulan ( _aftershock_ ) dengan magnitudo M=5,4 dan M=3,6.

BMKG mengimbau Kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

“Masyarakat agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” imbaunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *